Kamis, 23 Oktober 2014



Subuh. . . .
Pagi itu subuh menyapaku, Membuat aku tersentak  dari tidur yang lelap ini.Aku terbangun, keadaan yang dingin menempel di seluruh tubuhku.Aku menngigil,Menggingil mendengar suara ombak yang terus bergelombang di lautan sana.Seakan ombak itu sudah siap  menghantap kehidupanku. .

aku duduk, duduk diatas kursi meja belajarku sambil menikmati air yang panas yang siap menghangatkan tenggorokan dan tubuh ku. Aku membuka buku, buku yang selalu aku bawa dimana pun aku pergi, mini book kimia. Ya, aku bercita-cita menjadi guru kimia.Setelah tiga puluh menit aku menikmati bacaan buku ku itu,Azan subuh pun telah menghampiri , muazin telah  berkumandang mengajak umat islam untuk menjalankan kewajibannya.

Aku bergetar. . . .Mendengar suara yang sangat merdu itu, tubuhku seakan tak berdaya lagi, air mataku pun hampir menetes, rasanya aku ingin berbahagia. Subuh itu terasa sangat berbeda bagiku, seakan ada yang sangat  istimewa .Tp, aku tak tau apa yang berbeda. . . menurutku pada saat subuh itu sama seperti subuh-subuh sebelumnya.

Ya Allah. . .. . .Mengapa aku sangat menyukai waktu subuhmu, aku sangat terkesan-kesan dengan suasana subuh yang engkau anugerahkan kepada kami.Mengapa? Mengapa? Apakah ada yang sangat istimewa pada  subuhmu?Entahlah, aku tak tau. . . rasa nya aku benar-benar menjadi manusia yang seutuhnya pada saat subuh mu. Aku berharap aku  bisa menikmati subuhmu lebih lama lagi. . .Karena pada saat subuh mu, rasanya hati ku menjadi tentram dan berbahagia seakan tak ada masalah yang menimpaku.

Oh subuh. . .
Ada apa yang telah  terjadi padaku? Mengapa aku sangat menantikan suasanamu? Adakah yang salah denganku? Mengapa ? kenapa? Apakah kareana aku merasa bahwa hidup itu di mulai pada saat subuh? Atau karena aku merasa menjadi manusia yang telah di ampunkan dosa nya? Atau karena waktu subuh itu adalah tempat paling pas untuk beribadah dan memohon ampunan? Atau karena suasanannya yang sunyi? Entahlah aku pun tak tau. Yang jelas aku sangat bersyukur kepada Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar